ANALISIS WACANA KRITIS ATAS DAKWAH GUS BAHA’ TENTANG AGAMA NABI IBRAHIM DI QS. AL-BAQARAH [2]: 130-141 PADA KANAL YOUTUBE NGAJI GUS BAHA’ JOGJA
DOI:
https://doi.org/10.28944/bayanlin-naas.v8i2.1875Abstract
Artikel ini bertujuan menganalisis dakwah Gus Baha’ atas QS. Al-Baqarah [2]: 130-141 yang diunggah di kanal YouTube Ngaji Gus Baha’ Jogja menggunakan Analisis Wacana Kritis Van Djiek. Riset ini penting dilakukan untuk mengkaji konstruksi linguistik yang digunakan oleh Gus Baha serta konteks yang meliputinya. Adapun hasil dari riset ini yaitu: Pertama, melalui analisis teks wacana didapati bahwa Gus Baha mengawali kajiannya dengan membaca basmalah dan membaca beberapa ayat, membahas pengertian Islam dan han?fa dengan mencantumkan makna gramatikal Arab, membahas sejarah, asbabun nuzul, serta munasabah ayat serta menutup kajian dengan kalimat “waallahu ‘alam bi showab”. Bahasa yang digunakan cenderung mudah dipahami dan penuh humor. Namun, konten yang disampaikan sangat analitis dan logis. Kedua, berdasarkan analisis kognisi social dapat disimpulkan bahwa ideologi yang dimiliki Gus Baha’ bersifat rasionalis dan spiritualis.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.