TRADISI KOMUNIKASI DI PESANTREN (Studi tentang Model Komunikasi Kiai dengan Santri dalam Perspektif Komunikasi Intrabudaya di Pondok Pesantren As-Sulthaniyah Banyuates Sampang)
DOI:
https://doi.org/10.28944/bayanlin-naas.v6i1.688Keywords:
komunikasi pesantren intrabudayaAbstract
Komunikasi sebagai suatu proses mengandung arti bahwa kegiatan komunikasi itu berlangsung secara beruntun serta berkaitan antara satu sama lainnya dalam kurun waktu tertentu. Implikasi dari terjadinya komunikasi adalah adanya model komunikasi yang selalu menyertai tindak komunikasi.
Penelitian ini mendeskripsikan model komunikasi kiai dengan santri. Pesantren sebagai sub-budaya yang spesifik mempunyai tata nilai yang berbeda dengan budaya dominan yang berkembang di masyarakat sekitarnya. Tata nilai tersebut membentuk homogenitas prilaku dan sikap yang berkembang di lingkungan pesantren.
Fenomena model komunikasi di Pesantren As-Sulthaniyah dideskripsikan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Pendekatan ini fokus pada model dan proses perilaku komunuikasi sebagai salah satu bagian dari sistem budaya, yang berfungsi di dalam keseluruhan konteks budaya.
Hasil penelitian ini menemukan bahwa proses komunikasi yang terjadi antara kiai dan santri di pondok pesantren As-Sulthoniyah Banyuater Sampang terjadi pada tahap yang berbeda, yaitu tahap ankulturasi, tahap akulturasi, dan tahap asimilasi. Adapun model komunikasi yang terjadi di pesantren As-Sulthoniyah dapat dikelompokkan dalam model Komunikasi Transaksi, Model Komunikasi Ritual dan Ekspresif, Model Komunikasi Publisitas, Model Komunikasi Resepsi.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.