AKHLAK ‘IBAD AR-RAHMA>N DALAM AL-QUR’AN (Analisis Qs. Al-Furqan Ayat 63-77 Dalam Tafsir Al-Munir Perspektif Wahbah Az-Zuhaili)

Mohammad Fattah, Ramadhani Firmansyah

Abstract


Memiliki akhlak yang mulia merupakan suatu keharusan bagi seorang muslim, karena memiliki akhlak yang mulia dapat menjadikan seseorang bermatabat dan memiliki kedudukan yang tinggi. Tidak terkecuali dalam melaksanakan ibadah kepada Tuhannya. Seorang muslim hendaknya melaksanakan melakukan ibadahnya dengan benar dan sesuai dengan tuntunan ajaran Islam, mengikuti tuntunan sesuai dengan ajaran agama dapat memberikan ketentraman bagi seorang muslim, ketentraman dalam kehidupan muslim akan berdampak kepada kesehatan mental dan kesehatan mental memberikan suatu kebahagiaan. Namun dalam kenyataannya banyak sekali dari sebagian dari umat muslim dalam menjalankan ibadahnya tidak maksimal dan berjalan dengan baik dalam melaksanakan suatu ibadah, barangkali hal tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti lingkungan, terlalu cinta dunia, kurangnya akhlak, dan kurangnya pemahaman tujuan manusia diciptakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian pustaka dan yang menjadi sumber utama penelitian ini adalah Tafsir Al-Munir karya Wahbah Az-Zuhaili dengan permasalahan yang diteliti yakni bagaimana penafsiran wahbah Az-Zuhaili terhadap Q.S. Al-Furqa>n ayat 63-77 dan bagaimana konsep Akhlak Iba>d Ar-Rahma>n perspektif Wahbah Az-Zuhaili. Dari hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa akhlak Iba>d Ar-Rahma>n yang terdapat dalam Q.S. Al-Furqan ayat 63-77 sebagai berikut: rendah hati ( Tawadlu), sabar dan berkata yang baik-baik, mendirikan shalat malam, merasa takut terhadap adzab Allah SWT, tidak berlebihan dan tidak kikir, tidak syirik, menjauhi pembunuhan, menjauhi perbuatan zina, menjauhi kebohongan, bertaubat, dan berdoa kepada Allah SWT.

Keywords


Akhlak, Ibad Ar-Rahman, Tafsir Al-Munir

References


Az-Zuhaili, Wahbah. Tafsir Al-Munir: Aqidah, Syari’ah, Manhaj (Al-Fatihah-Al-Baqarah). Jilid 1. Jakarta: Gema Insani, 2018.

———. Tafsir Al-Munir: Aqidah, Syari’ah, Manhaj (Al-Furqan-Al-Ankabuut). Jilid 10. Jakarta: Gema Insani, 2018.

———. Tafsir Al-Munir: Aqidah, Syari’at, Manhaj. 14 ed. Jakarta: Gema Insani, 2014.

Husna, Nihayatul. “Janji dan Sumpah: Kajian Tematik Tafsir Al-Munir Q.S. An-Nahl:91 Karya Wahbah Az-Zuhaili.” vol.2, no. 2. El-Mu’jam (2022).

Isramin. “Membentuk Hati Membentuk Karakter: Wawasan Al-Qur’an.” vol.1, no. 1. Al-Munir (2019): 111–133.

Kementrian Agama RI. Al-Qur’an Dan Terjemah. Bandung: Jabal Roudhatul Jannah, 2010.

Kristi, Elizabeth, Alwizar, dan Kadar Yusuf. “Hakikat Manusia Dalam Perspektif Al-Qur’an.” vol.8, no. 1. Risalah (2022).

Mirsan, dan Andi Abdul Hamzah. “Problematika Wudhu (Studi Naskah Tafsir Al-Munir Karya Wahbah Az-Zuhaili Terhadap Q.S. Al-Maidah ayat 6.” vol.4, no. 1. Jurnal PAPPASANG (2022).

Mufid, Mohammad. Belajar Dari Tiga Ulama Syam Fenomenal dan Inspiratif. Jakarta: PT Elex Media Komputindo, 2015.

Mun’im, Muhtadi Abdul. Metodologi Penelitian Untuk Pemula. Sumenep: Pusdilam, 2014.

Nyanyang. “Pemikiran Wahbah al-Zuhaili tentang Hukum Riba dalam Transaksi Keuangan pada Kitab Fiqih Islam Wa Adillatuhu.” vol.3, no. 2. Mutawasith (2020).

Qadariyah, Siti Lailatul. “Akhlak Dalam Perspektif Al-Qur’an.” vol.11, no. 2. Al-Fath (2017).

RI, Kementrian Agama. Al-Qur’an Dan Tarjemah. Bandung: Jabal Roudhatul Jannah, 2010.

Ridho, Ali. “Al-Qur’an dan Budaya: Al-Qur’an dalam Siklus Kehidupan Muslim.” vol.4, no. 1. MAGHZA (2019).

Romli, Asep Saepul Milah. “pesan Al-Qur’an Tentang Akhlak.” vol.1, no. 1. JIQTAF (2021).

Rusmana, Dadan. Merode Penelitian Al-Qur’an Dan Tafsir. Bandung: CV Pustaka Setia, 2015.

Shifa, Udma Layinnatus, dan Mutho’am. “Standar Harga Dalam Transaksi Jual Beli Perspektif Wahbah Az-Zuhaili.” vol.7, no. 2. Syariati: Jurnal Studi Al-Qur’an Dan Hukum (2021).

Sulfawandi. “Pemikiran Tafsir Al-Munir Fi Al-Aqidah Wa Al-Syari’ah Al-Manhaj Karya Dr. Wahbah Az-Zuhaili.” vol.10, no. 2. Legitimasi (2021).

Wahyuningsih, Sri. “Konsep Pendidikan Akhlak Dalam Al-Qur’an.” vol.7, no. 2. jurnal Mubtadiin (2021).

Yunianti. “Pandangan Syaikh Wahbah Az-Zuhaili Dalam Kitab Fiqih Al-Islam Wa Adillatuhu Tentang Batasan Cacat Sebagai Alasan Perceraian.” vol.3, no. 1. Syariati: Jurnal Studi Al-Qur’an Dan Hukum (2017).

Zubairi. “Konsep Rezeki Perspektif Wahbah Az-Zuhaili Dalam Tafsir Al-Munir.” vol.6, no. 2. El-Furqonia (2020).

Zulfikar, Eko, dan Ahmad Zainal Abidin. “Penafsiran Tekstual Terhadap Ayat-Ayat Gender: Telaah Penafsiran Wahbah az-Zuhaili Dalam Kitab Tafsir al-Munir.” vol.3, no. 2. Al-Quds: Jurnal Studi Al-Quran Dan Hadits (2019).


Full Text: PDF

DOI: 10.28944/el-waroqoh.v9i2.2031

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.