TARJUMĀN AL-MUSTAFĪD : PROFIL DAN SIGNIFIKANSINYA DALAM SEJARAH TAFSIR INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.28944/el-waroqoh.v4i1.416Keywords:
TarjumÄn al-MustafÄ«d, Abdurrauf Singkel, Tafsir Indonesia, Tafsir NusantaraAbstract
Abstrak: Nilai penting TarjumÄn al-MustafÄ«d, karya Abdurrauf Singkel, dalam sejarah Tafsir di Indonesia atau di Nusantara adalah sesuatu yang tidak terbantahkan. Tetapi kemunculan tafsir ini pada abad ke-17 menyisakan pertanyaan-pertanyaan mengenai kesinambungan tradisi tafsir al-Qur’an di Nusantara, terutama ketika kita dihadapkan pada fase kekosongan karya tafsir sebelum dan setelahnya. Artikel ini berupaya mendeskripsikan profil kitab TarjumÄn al-MustafÄ«d, menjelaskan signifikansinya dalam sejarah tafsir Indonesia, serta menjawab pertanyaan-pertanyaan di seputar kesinambungan dan keterputusan tradisi tafsir di Indonesia pada masa-masa awal tersebut. Menyangkut profil kitab TarjumÄn al-MustafÄ«d, dapat disimpulkan bahwa kitab ini merupakan saduran dari TafsÄ«r al-JalÄlayn ke dalam Bahasa Melayu dan ditulis secara ringkas (ijmÄlÄ«) dengan tujuan untuk menjadi media dakwah dan pembelajaran al-Qur’an bagi masyarakat umum. Tidak ada jawaban yang final bagi pertanyaan mengapa kitab TarjumÄn al-MustafÄ«d ini tidak didahului oleh karya tafsir lain sebelumnya serta tidak disusul oleh karya penting lain hingga kira-kira dua abad berikutnya. Para peneliti meyakini bahwa “fase keterputusan†itu tidak dapat dilepaskan dari faktor sosial dan politik (bukan hanya faktor intelektual-akademis) pada masa tersebut. Tetapi fakta bahwa TarjumÄn al-MustafÄ«d bisa bertahan dan sampai ke kita dewasa ini juga memperlihatkan bahwa “keterputusan†itu sesungguhnya tidak benar-benar terjadi.
References
Azra, Azyumardi. Jaringan Global dan Lokal Islam Nusantara. terj. Iding Rosyidin Hasan. Bandung: Mizan, 2002.
———. Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII dan XVIII. cet. 4. Bandung: Mizan, 1998.
Baidan, Nashruddin. Perkembangan Tafsir Al-Qur’an di Indonesia. Solo: Tiga Serangkai, 2003.
Bruinessen, Martin van. Kitab Kuning, Pesantren, dan Tarekat: Tradisi-tradisi Islam di Indonesia. Bandung: Mizan, 1995.
———. “Pesantren and kitab kuning: Continuity and change in a tradition of religious learning.†Dalam Texts from The Islands: Oral and Written Traditions of Indonesia and The Malay World, ed. Wolfgang Marschall. Berne: The University of Berne Institute of Ethnology, 1994.
Fathurahman, Oman. “Abdurrauf bin Ali al-Fansuri al-Jawi: Pendukung atau Penentang Wahdat al-Wujud?†Indonesian Islamic Philology, Oktober 2007. Diakses 30 September 2019. http://oman.uinjkt.ac.id/2007/10/abdurrauf-ibn-ali-al-fansuri-al-jawi.html.
———. “Jama‘at al-Jawiyyin di Haramayn dan Pembentukan Tradisi Intelektual Islam di Dunia Melayu-Nusantara.†Jurnal Afkar (September 2007).
Fathurahman, Oman, dan Jajat Burhanuddin. “Tradisi dan Wacana Intelektual Indonesia.†Indonesian Islamic Philology, 19 Januari 2007. Diakses 30 September 2019. http://oman.uinjkt.ac.id/2007/01/tradisi-dan-wacana-intelektual-islam.html.
Federspiel, Howard. Kajian al-Qur’an di Indonesia: Dari Mahmud Yunus Hingga Quraish Shihab. Bandung: Mizan, 1996.
Feener, R. Michael. “Notes Towards The History of Qur’anic Exegesis in Southeast Asia.†Studia Islamika, vol.5, no. 3 (1998).
Harun, Salman. “Hakekat Tafsir TarjumÄn al-MustafÄ«d Karya Syekh Abdurrauf Singkel.†Disertasi, IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 1988.
Hasan, Hamka. “Pemetaan Tafsir di Indonesia (1990-2000).†Jurnal Studi al-Qur’an, vol.1, no. 3 (2006).
Johns, A.H. “Al-KÅ«rÄnÄ«.†The Encyclopaedia of Islam, New Edition, vol.5, ed. C.E. Bosworth, E. Van Donzel, B. Lewis, dan Ch. Pellat. Leiden: E.J. Brill, 1986.
———. “Al-Kushashī.†The Encyclopaedia of Islam, New Edition, vol.5, ed. C.E. Bosworth, E. Van Donzel, B. Lewis, dan Ch. Pellat. Leiden: E.J. Brill, 1986.
———. “From Coastal Settlement to Islamic School and City: Islamization in Sumatra, The Malay Peninsula and Java.†Hamdard Islamicus, vol.IV, no. 4 (1981).
———. “Islamization in Southeast Asia: Reflections and Reconsiderations with Special Reference to the Role of Sufism.†Southeast Asian Studies, vol.31, no. 1 (Juni 1993).
———. “Qur’anic Exegesis in the Malay World: In Search of a Profile.†Dalam Approaches to the History of the Interpretation of the Qur’an, ed. Andrew Rippin. Oxford: Oxford University Press, 1988.
———. “Tafsir al-Qur’an di Dunia Indonesia-Melayu: Sebuah Penelitian Awal.†Jurnal Studi al-Qur’an, vol.1, no. 3, terj. Syahrullah Iskandar (2006).
———. “Vernacularization of The Qur’ân: Tantangan dan Prospek Tafsir al-Qur’ân di Indonesia (Wawancara dengan Faried F. Saenong).†Jurnal Studi al-Qur’an, vol.1, no. 3 (2006).
al-MaḥallÄ«, JalÄl al-DÄ«n, dan JalÄl al-DÄ«n al-SuyÅ«á¹Ä«. TafsÄ«r al-JalÄlayn. DÄr Ibn KathÄ«r, t.t.
Saenong, Faried F. “Al-Qur’ân, Modernisme dan Tradisionalisme: Ideologisasi Sejarah Tafsir al-Qur’ân di Indonesia.†Jurnal Studi al-Qur’an, vol.1, no. 3 (2006).
Saifuddin. “Pergeseran Wacana Relasi Gender dalam Kajian Tafsir di Indonesia (Perbandingan Penafsiran ’Abd al-Rauf Singkel dan M. Quraish Shihab).†Mu’adalah: Jurnal Studi Gender dan Anak, vol.II, no. 2 (2014): 141–155.
Samantho, Ahmad Yanuana. “Barousai, Barus, atau Fansur: Kisah Cemerlang dari Beribu Tahun Silam.†Bayt al-Hikmah Institute, 24 September 2011. Diakses 29 September 2019. https://ahmadsamantho.wordpress.com/2011/09/24/barousai-barus-atau-fansur-kisah-cemerlang-dari-beribu-tahun-silam.
Singkel, Abdurrauf. TarjumÄn al-MustafÄ«d. t.k.: t.p., t.t.
‘Utsman, Rahma binti Ahmad, dan Badri Najib Zubayr. Kawkabah al-‘UlamÄ’ wa al-MufakkirÄ«n fÄ« ArkhibÄ«l al-MalÄyÅ«. IIUM Press, 2011.
al-ZiriklÄ«, Khayr al-DÄ«n. Al-A‘lÄm: QÄmÅ«s TarÄjim li Ashhar al-RijÄl wa al-NisÄ’ min al-‘Arab wa al-Musta‘ribÄ«n wa al-MustashriqÄ«n. cet. 15. Beirut: DÄr al-‘Ilm li al-MalÄyÄ«n, 2002.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.