- Home
- Vol 8, No 2 (2024)
- Fattah
URGENSI SANAD AL-QUR’AN DI KALANGAN PARA HUFFADH DI PONDOK PESANTREN ZAINUL IBAD LI TAHFIDZIL QUR’AN
Mohammad Fattah, Heni Susilowati Ningsih
Abstract
Al-Qur’a al-Karim merupakan kitab suci yang keasliannya dijaga langsung oleh Allah SWT. Salah satu cara yang ditempuh dalam menjaga kemurnian tersebut adalah melalui tradisi pemberian sanad kepada para pembelajar dan penghafal al-Qur’an. Penelitian ini mengangkat tema living Qur’an, dengan menyoroti pentingnya sanad hifz al-Qur’an di era kontemporer, mengingat saat ini lembaga tahfidh semakin marak namun lebih mengutamakan kecepatan menghafal dibanding kualitas. Pondok Pesantren Zainul Ibad li Tahfidzil Qur’an dipilih sebagai lokasi studi karena dikenal sebagai lembaga khusus penghafalan yang memiliki program unggulan bernama Markaz Isnad fi al-Qur’an wa al-Qira’at. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan termasuk dalam kategori penelitian lapangan.Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Untuk memastikan validitas data digunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) sanad al-Qur’an memegang peran sentral dalam menjaga kesinambungan bacaan yang bersambung hingga Rasulullah SAW, serta menjadi fondasi dalam penjagaan al-Qur’an di kalangan para huffaz. 2) proses memperoleh sanad di Pondok Pondok Zainul Ibad sangat ketat, dengan syarat seperti khatam al-Qur’an 30 Juz secara bil-ghayb, menguasai matan Tuhfatul Athfal dan Muqaddimah Jazariyyah. Puncak proses ini adalah ketika santri dikatakan lulus semua persyaratan pengambilan sanad, pengasuh menganugerahi sanad dengan membacakan silsilah sanad atau disebut syajarotu al-sanad.
Keywords
Sanad al-Qur’an, Huffaz, Pondok Pesantren Zainul Ibad.
References
Abu Abdillah Muhammad Bin Yazid Bin Majah al-Rab’i al-Qazwini. Sunanu Ibni Majah. Beirut Lebanon: Daru al-Kutub al-’Ilmiyyah, t.t.
Abu Isa Muhammad bin Isa bin Saurah. al-Jami’ Al-Shahih - al-Sunan al-Tirmidzi. Beirut, Lebanon: Daru Ihya’ al-Turats al-’Arabi, t.t.
Ibnu Katsir. Tafsir al-Qur’an al-Adzim. Cet.1. Mesir: Daru al-Diyan li al-Turats, 1988.
Kh. Abdullah Afif. “santri Menyikapi Resesi ( Sanad al-Qur’an, Pentingkah? ).” Madrasatul Qur’an Times, 2023.
Kh. Abdullah Ahmad Zaini. “‘ceramah’ (disampaikan ketika tawassulan rutinan ba’da maghrib ),” PP. Zainul Ibad, Desember 2023.
Kh. Abdullah Ahmad Zaini Lc.Q M.Th.I. “wawancara bersama Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Ibad Litahfidzil Qur’an,” Desember 2023.
Kh. Abdullah Ahmad Zaini Lc.Q M.Th.I dan Nyai, Datul Istiqomah S.Pd. “Ceramah atau Nasehat Kyai dan Bu Nyai Pondok Pesantren Zainul Ibad di Acara penganugerahan sanad al-Qur’an,” Desember 2023.
M. Quraish Shihab. Membumikan al-Qur’an Jilid 1. 1 ed. Bandung: Mizan, 2007.
al-Shobuni, Muhammad ’Ali. al-Tibyan fi ’ulum al-Qur’an. 3 ed. Mekkah: Dar al-Mawahib al-Islamiyah, 2016.
Zainul Milal Bizawie. Sanad Qur’an Dan Tafsir Di Nusantara. 2 ed. Ciputat Baru: Pustaka compas, t.t.
Full Text:
PDF
DOI:
10.28944/el-waroqoh.v8i2.2228
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.