Peran Pembelajaran Sejarah dalam Pembentukan Karakter Nasionalisme pada Siswa
DOI:
https://doi.org/10.28944/maharot.v6i1.611Keywords:
Pendidikan, Sejarah, KarakterAbstract
Pendidikan adalah sistem sosial yang memungkinkan untuk mempersiapkan dan bersaing dengan orang lain. Selain itu, seseorang harus memiliki kepribadian yang ilmiah, pendidikan yang membentuk kepribadian, dan setelah dididik, memiliki kepribadian yang luhur, keterampilan akademik, dan harus mampu hidup dan berkembang dengan baik di masyarakat. Tanpa pendidikan, mustahil sekelompok orang hidup dan tumbuh sesuai dengan konsep pandangan hidup, yang bertujuan untuk kemajuan, kemakmuran, dan kebahagiaan. Demikian pula pendidikan sejarah sebagai salah satu media pendidikan pembentukan karakter memiliki aspek strategis. Untuk memahami dan memahami makna peristiwa masa lalu, setiap orang perlu memahami sejarah sejak dini, menghadapi kenyataan saat ini, dan menggunakannya sebagai dasar untuk menentukan sikap di masa depan.  Guru mempunyai peran yang begitu berarti dalam upaya pembentukan karakter peserta didik. Pekerjaan orang tua di rumah digantikan oleh guru sekolah yang mendidik anak-anaknya. Guru diangkat sebagai seseorang yang dapat memimpin siswa secara positif, dan status guru pula menuruskan petunjuk untuk peserta didik tentang bagaimana membangun kepribadian mereka. Guru di sekolah dapat mendidik siswa dengan mengembangkan nilai-nilai karakter yang mereka ketahui, pahami, dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan uraian di atas, dengan fokus pada siswa pembelajaran sejarah nasional, siswa dapat menanamkan nilai kepribadian yang kuat tertarik pada sejarah yang merangsang keinginan untuk mewujudkan dan menyadari cita-cita kebangsaan. Upaya Meningkatkan Kesadaran Mengajarkan Pentingnya Kebudayaan, Semangat Belajar NKRI, Umat, Sejarah Nasional dan Nasionalisme Pelajaran sejarah ini selalu mencermati sejarah, mengkaji dan mewujudkan pembentukan karakter.
References
Abdi, G. P. (2020). Peranan Pembelajaran Sejarah Untuk Pembentukan Karakter Siswa Sd. Jurnal Pendidikan Tambusai, 4, 209–215.
Amiruddin. (2016). Peran Pendidikan Sejarah dalam Membangun Karakter Bangsa. SEMINAR NASIONAL “Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial Membentuk Karakter Bangsa Dalam Rangka Daya Saing Global,†9, 193–202.
Firdaus, D. R. (2021). Pendidikan Sejarah Terhadap Pendidikan Karakter. http://dx.doi.org/10.31219/osf.io/7t8ae
Firdaus, & Rizki, D. (2021). Pentingnya Sejarah bagi Generasi Muda. Osf Preprints.
Hasan, S. H. (2012). Pendidikan Sejarah untuk Memperkuat Pendidikan Karakter. Paramita: Historical Studies Journal, 22(1), 81–95.
joko, sayono. (2013). Pembelajaran Sejarah di Sekolah Dari Pragmatis ke Identitas.
Kesuma, D. (n.d.). Melalui Pembelajaran Sejarah Berbasis Masalah ( Problem Based Learning ). 5.
Rulianto, R. (2019). Pendidikan Sejarah Sebagai Penguat Pendidikan Karakter. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial, 4(2), 127–134. https://doi.org/10.23887/jiis.v4i2.16527
Saiman, M. (2013). Inovasi Metode Pembelajaran Sejarah. LENTERA (Jurnal Ilmu-Ilmu Sejarah, Budaya, Dan Sosial), 2(04), 73–85. https://lentera.ejournal.unri.ac.id/index.php/JSBS/article/view/1616
Sayono, J. (2013). Pembelajaran Sejarah Di Sekolah: Dari Pragmatis Ke Idealis. Jurnal Sejarah Dan Budaya, 7(1), 9–17. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ijhe%0APENGARUH
Siti, S. (2016). Peranan Pembelajaran Sejarah dalam Penerapan Nilai Karakter Religius dan Nasionalisme di MA NW Toya Lombok Timur. 4(1), 1–23.
Suswandari. (2016). Pembelajaran Sejarah dalam Upaya Penguatan Karakter dan Identitas Bangsa. Kuliah Umum Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Muhammadiyah Purwokerto, November, 1–12. http://simakip.uhamka.ac.id/download?type=forumilmiah&id=35
Suyanti, S. (2019). Peran Guru Sejarah Dalam Pendidikan Karakter Di Era Revolusi Industri 4.0. Foundasia, 10(2), 33–44. https://doi.org/10.21831/foundasia.v10i2.27924
Utami, A. D., Asnar, A., & Pardosi, J. (2017). Peranan Guru Sejarah dalam Menanamkan Rasa Nasionalisme Siswa Kelas X di SMA Negeri 14 Samarinda. Yupa: Historical Studies Journal, 1(1), 83. https://doi.org/10.26523/yupa.v1i1.9
Widja, I. G. (2018). Pembelajaran Sejarah Yang Mencerdaskan : Suatu Alternatif. 1(2), 117–134.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Publishing your paper with Maharot : Journal of Islamic Education means that the author or authors retain the copyright in the paper. Maharot granted an exclusive non commercial reuse license by the author(s), but the author(s) are able to put the paper onto a website, distribute it to colleagues, give it to students, use it in your thesis etc, so long as the use is not directed at commercial advantage or toward private monetary gain. The author(s) can reuse the figures and tables and other information contained in their paper published by Maharot in future papers or work without having to ask anyone for permission, provided that the figures, tables or other information that is included in the new paper or work properly references the published paper as the source of the figures, tables or other information, and the new paper or work is not direct at private monetary gain or commercial advantage.
Maharot journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. This journal is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.This license lets others remix, tweak, and build upon your work non-commercially, and although their new works must also acknowledge & be non-commercial, they don’t have to license their derivative works on the same terms.
Maharot journal Open Access articles are distributed under this Creative Commons Attribution-Noncommercial 4.0 International License (CC BY-NC). Articles can be read and shared for noncommercial purposes under the following conditions:
- BY: Attribution must be given to the original source (Attribution)
- NC: Works may not be used for commercial purposes (Noncommercial)

